ALIBI Guru yang Bully Murid Hingga Berujung Akhiri Hidup: Ogah Mengaku, Sebut Gegara Tak Naik Kelas




FRNEWS - Suasana haru menyelimuti ruang mediasi yang difasilitasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat orangtua dari siswa berinisial P (16) mengungkap dugaan perundungan oleh salah satu guru Fisika di SMA Negeri 6 Garut. 

Guru tersebut dituding menyebut P sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK), yang diduga turut memicu tekanan mental pada korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Dalam mediasi yang turut dihadiri sejumlah guru, ayah korban tak mampu membendung emosinya saat sang guru menjelaskan duduk perkara. 

Guru perempuan itu membantah menyampaikan kalimat merendahkan secara terbuka, namun mengakui pernah menanyakan kemampuan P menyelesaikan tugas di awal semester karena belum rampung meski diberi tenggat waktu.

Ia mengklaim interaksi tersebut terjadi di meja guru, bukan di hadapan siswa lain. 

Namun, dalam rekaman yang ditunjukkan keluarga, P mengaku pernah ditanya secara langsung apakah dirinya adalah ABK. 

Mediasi ini menjadi bagian dari langkah penyelesaian dugaan perundungan yang belakangan menjadi sorotan publik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama